Kamis, 05 September 2024

 Jurnal Refleksi Dwi Pekanan-10
7 September 2024

Sukmawati
CGP Angkatan 10 Jakarta Timur

Dalam 2 pekan ini, kami membahas modul 3.3 yang merupakan modul terakhir dari 10 modul yang dipelajari. Modul 3.3 merupakan modul dengan judul “Pengelolaan Program yang Berdampak  Positif pada Murid”. Modul ini, bertujuan agar CGP dapat merancang, menganalisis program yang terdapat di sekolah, apakah sudah berpihak dan berdampak positif pada murid?

Salah satunya dengan mengedepankan kepemimpinan murid dalam pembelajarannya sendiri. Hal ini dapat dilakukan dengan berdiskusi dengan murid tentang proses pembelajaran yang akan berlangsung. Guru perlu mendengarkan keinginan, gagasan, kebutuhan murid dalam pengambilan keputusan secara kolektif sehingga mempengaruhi hasilnya. (voice)

Guru juga perlu memberikan kesempatan kepada murid untuk memilih cara dan proses mereka belajar, serta bagaimana mereka menunjukkan pemahaman mereka. (choice) Selain itu, murid perlu juga untuk terhubung secara fisik, kognitif, dan sosial emosional dengan apa yang sedang dipelajari. Murid terlibat aktif dan menunjukkan minat dalam proses belajarnya sehingga ia merasa memiliki proses belajarnya tersebut. (ownership)

Kepemimpinan murid dapat berkembang dengan baik dalam lingkungan yang mendukung perkembangannya. Lingkungan tersebut memiliki karakteristik tertentu sebagai berikut;

1.  1. Memberikan kesempatan murid untuk menggunakan pola pikir positif dan merasakan emosi yang positif;

2.   2. Mengembangkan keterampilan murid untuk berinteraksi sosial secara arif dan bijaksana;

3.   3. Melatih keterampilan murid sebagai proses pencapaian akademik dan non akademik;

4.   4. Melatih murid untuk memahami  dan menerima kekuatan diri, sesama dan masyarakat sekitar;

5.   5. Membuka wawasan murid agar mempunyai dan menindaklanjuti harapan, tujuan masa depan;

6.   6. Memberi kesempatan murid untuk berpartisipasi aktif dalam proses pembelajarannya sendiri;

7.  7. Menumbuhkan daya lenting dan sikap Tangguh agar dapat bangkit di tengah kesempitan dan kesulitan.

Dalam mengelola program yang berdampak positif pada murid sehingga muncul kepemimpinan murid, diperlukan kemitraan antara sekolah, keluarga dan masyarakat. Hal ini dapat diartikan bahwa semua orang adalah guru, semua tempat adalah sekolah. Dengan demikian dapat diartikan bahwa pendidikan tidak hanya terjadi di lingkungan sekolah, namun juga di keluarga dan masyarakat. Sehingga perlu adanya Kerjasama antara semua pihak agar tujuan pembelajaran berhasil.

Saya merasa sangat senang karena proses Pendidikan Calon Guru Penggerak Angkatan 10 sudah mendekati masa akhirnya. Namun demikian bukan berarti akhir dari belajar, karena seorang guru pada hakekatnya adalah pembelajar sejati. Saya juga merasa lebih percaya diri untuk melakukan pembelajaran yang berpihak pada murid karena sudah mengetahui ilmu dan melakukan praktik bersama-sama teman calon guru penggerak yang lain. Saya pun merasa mempunyai kekuatan dengan ilmu yang sudah saya dapat dalam Pendidikan Calon Guru Penggerak Angkatan 10 ini untuk tergerak, bergerak, dan menggerakkan.

Pembelajaran yang saya dapatkan adalah bahwa murid dapat mengambil keputusan bagi pembelajarannya sendiri bila diberikan kesempatan, bahkan sejak pendidikan usia dini. Murid bukan merupakan kertas kosong melainkan terlahir dengan ada bakat yang dapat ditebalkan oleh pengalamannya, sehingga mereka dapat mengambil keputusan. Kepemimpinan murid tidak hanya dilakukan dalam kegiatan kokurikuler maupun ekstrakurikuler, melainkan dapat pula dilakukan dalam kegiatan intrakurikuler. Caranya adalah dengan melibatkan murid dalam memilih topik  yang ingin dipelajari, berkolaborasi dengan murid membuat perencanaan pembelajaran, juga melibatkan mereka dalam penilaian untuk menilai diri sendiri, menilai teman, juga dalam hal membuat rubrik penilaian. Namun demikian, program yang berdampak positif pada murid ini memerlukan dukungan dan lingkungan yang kondusif di manapun murid berada atau belajar.

Setelah mempelajari modul 3.3 ini, saya akan merencanakan, menginisiasi dan mengorganisasi program-program yang berdampak positif pada murid sehingga mendorong kepemimpinan murid berbasis data dan bukti. Selain itu saya juga akan menggerakkan dan mendampingi komunitas sekolah untuk bersama-sama mengembangkan dan mewujudkan visi sekolah yang berpihak pada murid dan berlandaskan nilai-nilai kebajikan universal. Saya juga akan berusaha memfasilitasi pelibatan orang tua/wali murid dan masyarakat dalam pengembangan sekolah untuk peningkatan kualitas belajar murid.

Terima kasih.



Tidak ada komentar:

Posting Komentar